Misteri Asap kebakaran hutan Riau

api besar berasal dari api kecil
api besar berasal dari api kecil
Kali ini kita akan membahas masalah kebakaran dan asap hutan gaes, dan ini serius.

Seperti yang kita ketahui hampir pada setiap tahun Riau selalu diselimuti oleh asap dari akibat kebakaran hutan. Banyak faktor penyebab kebakaran disini, kebanyakan menurut saya adalah akibat kelalaian manusia itu sendiri yang tidak perduli terhadap lingkungan hidup mereka.

Namun asap adalah hal yang sangat menjengkelkan. Bayangkan udara di luar rumah bahkan di dalam rumah terasa beraroma tanaman terbakar. Dan hampir seluruh daratan Riau termasuk kepulauan Riau jadi menderita akibat asap kiriman dari hutan terbakar ini. Memang Pekanbaru menderita serbuan asap yang paling parah.

Kebetulan kami masih di Batam, di sini asap juga terasa. Apa sih penyebabnya?

1. Pembakaran tanpa sengaja
Kebakaran hutan terjadi di tanah gambut.
Musim kemarau yang kering bisa menyebabkan perubahan yang sensitif terhadap titik api.  Contohnya orang merokok dan membuang puntung rokok ke semak belukar yang terdapat daun daun kering bara api rokok memang kecil tetapi angin menghembusnya dan memberikannya oksigen lalu bara itu menjalar ke daun daun dan ranting patah yang kering menjadikannya titik api.

Apipun hidup dan menjadi besar karena angin yang memberikannya oksigen. Tidak ada yang memadamkannya selagi ia terjadi di tempat terpencil yang jauh dari manusia.

2. Petani membakar lahan untuk membersihkan areal mereka dari rumput dan sisanya.

Ini bisa terjadi dan karena kelalaian api tidak bisa lagi di kendalikan pada musim kemarau.

Disatu sisi kemarau memberikan kesempatan yang bagus  bagi sebagian petani tradisional untuk membersihkan lahan mereka menggunakan api sebelum musim tanam pada tahap berikutnya,  di sisi lain api yang besar akan meninggalkan bara pada setiap sisa pembakaran.

Sangatlah sulit memastikan api telah benar benar padam meskipun telah di siram air, api akan turun kedalam tanah gambut membakar humus humus kering yang mengandung minyak sisa dari pembusukan tanaman tertentu dan bertahan di dalam sana hingga berminggu minggu.

Malangnya karena sifat tanah gambut yang berpori, selain mendapatkan bahan bakar kering api juga akan tetap menerima asupan oksigen dan menjalar dari satu tempat ketempat lain. Pada saat ia menemukan benda benda kering dipermukaan tanah yang telah menderita kepanasan dari udara luar dan dari api yang menjalar dibawah permukaan,  titik api baru segera terjadi dan mulai membakar apa saja yang telah kehilangan air akibat penguapan.

Jadi berhati hatilah, hindari pembakaran pada musim kemarau.

3. Kebakaran akibat aktivitas perusahaan perkebunan. 

Ini benar benar serius tapi ia bisa menjadi persoalan besar yang berdampak jangka panjang baik dari sisi hukum, bisnis,  politik, lingkungan hidup, dan lapangan pekerjaan.

Sebuah perusahaan perkebunan apalagi milik asing pastinya sudah memiliki standar prosedur operasional termasuk aspek keselamatan, kesehatan dan kesejateraan pekerja yang biasanya disebut SOP.

Baru baru ini pemerintah terkesan menuduh perusahaan perusahaan perkebunan ini terutama milik Malaysia sebagai biang keladi kebakaran hutan tanah gambut dan benar saja kerajaan Malaysia kemudian memberikan sanggahan mereka.

Menteri perindustrian Malaysia menyebut tuduhan yang diarahkan Indonesia terhadap perusahaan-perusahaan Malaysia ini sangat serius karena berdampak kontra-produktif terhadap status bisnis perusahaan yang bersangkutan.

"Dari catatan kami, empat perusahaan itu ada di antara pembudidaya minyak sawit yang paling dihormati," sebut Kok dalam pernyataannya.

4. Kendala memadamkan api kebakaran hutan. 

Apapun jenis kebakaran akan bisa menimbulkan akibat kerugian harta benda bahkan juga jiwa. Kebakaran perumahan misalnya berdampak buruk terhadap keselamatan jiwa manusia, harta benda hingga traumatic dan stress yang di timbulkannya.

Dan kebakaran hutan adalah sebuah bencana yang paralel,  ia bisa berdampak jangka panjang dan lama. Dia mengancurkan ekosistem di dalam lingkungannya. Seperti yang kita maklumi di dalam hutan hidup dan berkeluarga spiesis spiesis makhluk hidup seperti hewan hewan mamalia, burung burung dan serangga. Mereka semua akan menjadi korban dari sebuah bencana kebakaran hutan yang mengerikan.

Hewan hewan itu tidak akan di evakuasi seperti manusia, entah bagaimana naluri alamiah mereka bekerja saat hidup mereka terancam oleh bahaya. Entah bagaimana caranya mereka menyelamatkan diri.

Kendala penanggulangan bencana kebakaran pasti tidak jauh jauh dari pendanaan dan sumberdaya manusia.
Anissa dan Adel
Anissa dan Adel
Kita hanya berdoa agar kabut asap secepatnya dapat diatasi dan berakhir... 

SHARE YA...

Comments

  1. I am sorry to hear about this situation :(

    ReplyDelete
  2. Kebakaran hutan, masalah yg terus berlangsung setiap musim kemarau, semoga ada solusi yg terbaik sehingga tak terulang lagi

    ReplyDelete
  3. miris banget asli hampir tiap tahun selalu ada kebakaran hutan yang kebanyakan disengaja oleh manusia dengan berbagai alasan , mirisnya lagi yang kena dampaknya itu seluruh kotanya bahkan ampe ke singapura dan malaysia sungguh memalukan sih, semoga kedepannya segera pencegahannya juga bukan cuma pemadamannya saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terutama karena negara negara itu memang berbatasan langsung dengan Riau

      Delete
  4. Sending love.
    www.rsrue.blogspot.com

    ReplyDelete
  5. Thanks for the information

    ReplyDelete
  6. Miris kalau lihat bencana asap ini. Pasalnya bukan sekali dua kali tapi hampir langganan tiap tahun. Rasa rasanya perlu perhatian dan penanganan khusus agar masalah ini tak semakin menjadi jadi

    ReplyDelete
  7. Oh veryn informative post darling
    xx

    ReplyDelete
  8. setiap tahun kena hadap hal ni... tapi kali ini sangat2 teruk sampai kami sakit kepala setiap kali keluar rumah

    ReplyDelete
  9. unfortunately for Riau people....very sad

    ReplyDelete
  10. Musibah yang selalu berulang dan biaya yang dikeluarkan untuk mengatasi tidak sedikit setiap tahunnya.
    Padahal kita sudah tau yah lokasi bakal munculnya titik api ya pada provinsi2 itu2 saja

    ReplyDelete
  11. waahhhh serem juga yahh mbaaaa....pasti kualitas udaranta sangat tidak bagus akibat kebakaran hutann..di televisi juga memberitakan tentang karhutla

    ReplyDelete

Post a Comment